Tue. Dec 1st, 2020

Mewah dan megah saat pertama kali saya berkunjung ke tempat ini. Desain yang menarik hati saya membuat saya ingin berkunjung lagi dan lagi.

Waktu weekend yang biasanya full dengan agenda kesana kemari untuk berpetualang, akhirnya saya putuskan untuk merilekskan tubuh saya dengan berolahraga di summarecon bekasi.

Jembatan flyover summarecon ini yang biasa masyarakat bekasi sebut. Jembatan ini dibuat oleh perusahaan bernama PT. Summarecon Agung Tbk yang mempunyai saham besar di daerah bekasi ini.

Sejak dibangunnya tempat ini, setiap weekend selalu ada masyarakat bermain kesini dengan tujuan beraneka ragam.




Ada yang berolahraga, ada yang hanya kumpul dan mengobrol dengan teman teman mereka, ada juga yang membawa binatang peliharaan untuk sekedar berjaln jalan dan juga ada yang hanya ingin menikmati jajanan pasar yang ada di tempat ini.

Bagi saya tujuan utama adalah berolahraga karena berolahraga setiap hari itu penting dan sekarang saya jarang berolahraga sambil mendengarkan musik padahal itu suatu kenikmatan tersendiri bagi saya.

Namun setelah saya pikir jika setiap kesini dan saya hanya jogging mungkin saya agak bosan untuk berkunjung kembali.

Akhirnya saya mendapat ide untuk melakukan prank “berpura-pura berbicara dengan bahasa inggris”.

Tujuan saya melakukan ini adalah yang pertama jelas untuk menghibur, kemudian mengetahui daya respon masyarakat bekasi jika ditanya oleh orang asing dengan berbahasa inggris.

  • first victim : dua orang remaja yang saya anggap mereka masih bersekolah.
    • saya mencoba membuka pertanyaan pada mereka “excusme miss, can you help me please?”
    • mereka merspon dengan senyuman meringis dan saling menatap ke teman nya sendiri lalu menggelengkan kepala kepada saya.
    • saya mencoba untuk tidak segera mengakhirinya, “you can speak english?”
    • serentak mereka menjawab dengan menggelengkan kepala juga dan juga saat itu pun saya berpamitan pada mereka.
  • second victim : dua orang yang terlihat sudah bekerja dan sedang duduk dan sedang berbincang.
    • bermula dengan kata sapa”morning miss, are you busy right now?”
    • mereka seakan terdiam sepersekian detik dengan saling menatap ke arah temannya
    • lalu saya sambung dengan perkenalan”i am willy from brooklyn, nice to meet you”
    • “nice to meet you”sapa dari mereka dengan ekspresi meringis
    • saya kira ini akan dialog panjang namun, enatah apa yang terjadi setelah saya katakan”can you help me? i was so confused in here cause i cant speak indonesian”
    • yang mereka jawab adalah menggelengkan kepala dan meringis pada saya.
    • saya mencoba kembali menanyakan pertanyaan yang umum”can you speak english?”
    • dan serentak mereka menjawab”no no mister”dengan melambaikan tangan kepada saya dan menjadi obrolan akhir saya dengan mereka.

Serasa lega saya bisa melakukan hal yang baru dan memperoleh pembelajaran bahwa masyarakat kita harus dibiasakan belajar tentang bahasa asing yang nantinya akan berguna untuk dirinya sendiri.

Karen pembelajaran tidaklah hanya itu-itu saja dan harus belajar secara dinamis dan intinya adalah perbanyaklah praktik untuk menciptakan perubahan dari perkembangan pembelajaran. (will)

By willy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *